Pemakzulan tidak sama dengan impeachment…

Dari pembicaraan saya dengan orang-orang yang lebih berpengalaman saya berkesimpulan bahwa pemakzulan itu berbeda kaidah dengan impeachment, pemakzulan kata berasal dari bahasa arab yang artinya “turun tahta” disini dalam artinya seperti dihimbau untuk turun tahta, kenapa dihimbau? karena konteknya pemakzulan itu presiden secara hukum tidak terbukti bersalah itu berawal dari mosi tidak percaya dewan perwakilan rakyat terhadap kasus Bank Century, sedangakan impeachment itu berarti tuduhan dakwaan dan itu bisa dibuktikan secara hukum bahwa presiden bersalah maka secara paksa presiden dapat diturunkan. Pemakzulan berkonotasi “tahu diri” mundur secara sukarela karena rakyat sudah tidak percaya, walaupun secara hukum sulit untuk dibuktikan. Berikut artikel dibawah ini setidaknya memperkuat arti perbedaan pemakzulan dengan impeachment :

hari-hari belakangan ini saya sering mendengar dari media massa berita mengenai “Pemakzulan” SBY oleh anggota Pansus DPR. Banyak orang penah mendengar kata ” “Pemakzulan” namun hanya sedikit yang memahami makna kata tersebut.

“Pemakzulan” berasal dari kata “MAKZUL” yang adalam KBBI bermakna : berhenti memegang jabatan; turun takhta; sesudah mendapat imbuhan Pe-an menjadi “Pemakzulan” memiliki makna : proses, cara, perbuatan memakzulkan. Sehingga yang dimaksud dengan “Pemakzulan” oleh anggota Pansus DPR kepada SBY bermakna : Upaya, proses, cara, perbuatan yang dilakukan oleh anggota Pansus DPR untuk memberhentikan SBY dari jabatannya.

“Mosi Tidak Percaya” jika kita cari di dalam KBBI maka kita akan menemukan makna [dalam KBBI di khusukan dalam politik] : pernyataan tidak percaya dr Dewan Perwakilan Rakyat thd kebijakan pemerintah.

Sedangkan “Impeachment” berasal dari Bahasa Inggris yang jika di terjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia memiliki makna : tuduhan, dakwaan. Jadi secara Bahasa, “Pemakzulan” tidak sama dengan “Impeachment”.

Namun jika kita sama-sama memperhatikan pemberitaan di media massa maka kita akan sama-sama memaknai bahwa apa yang di sampaikan oleh beberapa anggota Pansus DPR bahwa apa yang sedang dikerjakan oleh Pansus DPR berujung pada “Impeachment” [dalam beberapa kesempatan ada beberapa orang pengamat menyebutkan “Mosi Tidak Percaya”] atau “Pemakzulan” terhadap Presiden SBY.

Pemaknaan ketiga kata tersebut secara Bahasa jelas memiliki arti yang berbeda. Namun, jika melihat berita yang beredar di media massa mengenai ketiga kata tersebut saya [sebagai orang awam] dan juga banyak orang lainnya [yang tidak paham mengenai politik] banyak yang merasa rancu dalam memahami ketiga makna kata tersebut.

Menurut saya yang tepat adalah bahwa “Pemakzulan” [proses, cara, perbuatan memakzulkan.] itu akibat dari adanya “Impeachment” [tuduhan, dakwaan] terhadap presiden SBY mengenai kasus Bank Century yang menghasilkan “Mosi Tidak Percaya” [pernyataan tidak percaya dr Dewan Perwakilan Rakyat thd kebijakan pemerintah].

Jadi, “Pemakzulan” [Tidak] sama dengan “Impeachment” apalagi dengan “Mosi Tidak Percaya” jelas jauh berbeda. Semoga bisa memberikan sedikit pencerahan.

Jakarta, 09 Februari 2010 dari sang Fakir makna “EFENDI”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s