Motivasi diri : Antara kegagalan dan keberhasilan hanya dibatasi oleh pandangan kita sendiri…


Chris John

Kegagalan selalu dekat dengan kekecewaan, kesedihan dan rasanya sulit untuk memulai kembali. Kegagalan merupakan label yang seringkali kita hubungkan dengan suatu tindakan yang tidak berhasil dan begitu diterapkan, label ini membuat kita dikatakan orang yang tidak mampu. Hal ini menurunkan semangat kita untuk menjadi orang yang sukses. Kegagalan adalah bila kita tidak pernah berusaha lagi untuk bangkit lagi dari kegagalan… yang ada cuma merenungi penyesalan atas apa yang telah kita buat, padahal dengan kegagalan secara tidak sadar itu adalah pelajaran bahwa kita tahu hal seperti itu akan mnyebabkan kegagalan, orang yang tidak pernah merasakan kegagalan tidak akan pernah bisa memperbaiki keadaan saat dia tertimpa kegagalan, setidaknya dia lebih lambat mengatasi masalah dibandingkan oleh orang yang pernah mengalami kegagalan, itulah kelebihan dari orang yang pernah mengalami kegagalan. hal yang terkecil yang kita anggap kegagalan contohnya bila kita gagal melaksanakan jadwal yang kita buat hari ini, dikarenakan kita malah mengerjakan sesuatu yang sia-sia yang tidak pantas untuk dijadikan alasan, kita gagal berkomitmen pada diri sendiri untuk melaksanakan jadwal yang sudah kita susun pada hari ini. ini jelas menimbulkan kekecewaan, penyesalan. Dan untuk mengatasinya adalah kita coba membuat lagi jadwal untuk hal-hal yang harus kita kerjakan besok dan berusaha untuk melaksanakannya, itu adalah salah satu cara memotivasi diri untuk terus berusaha dan berkomitmen pada diri sendiri. Untuk sukses maka anda harus gagal. Tidak selalu kegagalan adalah hal negatif, gagal membuat kita tahu apa yang seharusnya kita lakukan dan apa yang tidak boleh kita lakukan. Kegagalan itu adalah sukses bila kita belajar dari kegagalan tersebut. Jadi bila kita tidak belajar dari pengalaman (gagal) maka kegagalan hanya berarti kegagalan saja. Kalau ingin berhasil harus berada “on the right track” bagaimana bisa tahu the right track or the wrong track kalau kita tidak memahaminya.

Kesimpulannya: jangan takut gagal & kita perlu terus belajar untuk mencapai keberhasilan. Belajar adalah suatu investasi yang bisa diambil hasilnya kelak, tapi kalau dibiarkan begitu saja maka investasi tersebut akan hilang.

Apa definisi keberhasilan? Sebagian orang mungkin akan menjawab bahwa menjadi orang yang berhasil berarti mempunyai harta yang berlimpah. Menurut mereka, orang yang berhasil adalah yang mempunyai rumah mewah lengkap dengan kolam renang dan halaman yang luas, atau yang mengendarai mobil built-up yang harganya setara dengan gaji seumur hidup rata-rata manusia Indonesia. Singkatnya, orang yang berhasil adalah orang kaya.
Sebagian yang lain mungkin akan menjawab bahwa orang yang berhasil adalah orang yang mempunyai kekuasaan yang besar. Orang yang berhasil adalah pemimpin-pemimpin besar. Mereka yang berkuasa atas 5 orang akan dianggap lebih berhasil daripada mereka yang hanya berkuasa atas 2 orang. Seorang Presiden yang berkuasa atas 200 juta penduduk akan dianggap lebih berhasil daripada seorang ketua RT yang memimpin 100 penduduk di lingkungannya. Menurut logika ini, semakin besar kekuasaan seseorang atas orang lain maka dia dianggap semakin berhasil. Mungkin dimata Chris John keberhasilan kalau dia bisa merebut semua sabuk versi IBF, WBO, WBA, dll dan mengalahkan semua lawan-lawannya, mengumpulkan uang saat dia masih berjaya untuk kemudian dimanfaatkan saat dia sudah mulai menurun who knows?
Orang-orang yang lebih bijaksana mungkin akan menjawab bahwa orang yang berhasil adalah mereka yang hidup dengan damai, mereka yang melewati hari-hari mereka dengan hidup sederhana, dan mereka yang merasa puas dengan apa yang telah dimilikinya. Mereka yang banyak berbuat kebaikan. Mereka yang berhasil adalah mereka yang hidup dekat dengan Penciptanya.

Keberhasilan adalah hal yang tidak bisa dinilai, karena keberhasilan berbeda-beda dari sudut pandang masing-masing, kita merasa berhasil bila kita selesai melaksanakan tugas hari ini sesuai yang kita rencanakan. Keberhasilan dan kesuksesan seseorang kadang belum tentu karena penguasaan teknologi tinggi, lulusan universitas terkemuka, karena tampan atau cantik, kewibawaan, kejeniusan, kepandaian, atau karena atribut-atribut hebat dan keren yang lain.

Para psikolog mengatakan bahwa keberhasilan dan kebahagiaan dalam hidup akan diraih seseorang jika ia bisa menggabungkan tiga kecerdasan yaitu intelektual (intelligent quotient-IQ), emosional (emotional quotient-EQ), dan spiritual (spiritual quotient-SQ). Kecerdasan intelektual adalah kecerdasan menghadapi persoalan teknikal dan intelektual. Kecerdasan emosional adalah keterampilan membangun relasi sosial dalam lingkungan keluarga, kantor, bisnis maupun sosial. Kecerdasan ini melahirkan iklim dialogis, demokratis, partisipatif dan dewasa. Yang terakhir, kemampuan spiritual adalah kemampuan membarikan makna, motivasi dan tujuan hidup yang di dalamnya ada kekuatan adikodrati (Allah).


Iwan Fals

Iwan Fals telah menjadi legenda dalam permusikan Indonesia. Padahal seperti pengakuan mas Iwan di awal-awal karirnya, dia hanya bisa mainin 3 chord gitar. Lagunya juga sederhana-sederhana, kekuatan dan keunikannya justru adalah di lirik. Justru dengan kesederhanaan penggunaan chord gitar, saya yang waktu itu masih SMP bisa dengan mudah menyanyikan lagu-lagu “Sarjana Muda”, “Aku Antarkan”, “Buku ini Aku Pinjam” milik Iwan Fals dengan gitar murah yang dibelikan orang tua saya. Demikian juga dengan anak-anak yang biasa berkumpul di post ronda di kampung, yang belajar gitar asal-asalan, tetap bisa dengan merdu menyanyikan lagu-lagu mas Iwan. Dan akhirnya lagu-lagu sederhana mas Iwan menggema di seantero republik, terkenal dan melegenda. Mirip dengan mas Iwan, Kangen Band sering dicibir orang karena musiknya low quality, dalam lagunya “Antara Aku, Engkau dan Dia” hanya bermodal 3-4 chord gitar. Tapi kenyataan membuktikan bahwa penjualan lagu tersebut mencapai lebih dari 400 ribu keping (meraih dua platinum). Dengan kesederhanaan (atau bahkan kekurangan) yang kita miliki kita tetap bisa berkreasi untuk menuju suatu keberhasilan.


Tukul Arwana

Tukul Arwana menjadi satu ikon baru dalam dunia talkshow di Indonesia. Mas Tukul mendobrak atribut host talkshow yang biasanya cerdas, pintar, keren dan berwibawa. Padahal Mas Tukul sendiri adalah wong ndeso dengan logat bahasa Indonesia medok ala Perbalan Semarang dan ditambah dengan bahasa Inggris yang belepotan. Tukul Arwana adalah trend setter baru, kalimat sederhana seperti “kembali ke laptop”, “puas kamu puas” atau olok-olok ala semarang seperti “kutu kupret”, “katrok”, “asem ik”, dsb menyebar secara nasional. Mas Tukul berhasil menjadikan kesederhanaan dan kekurangannya menjadi kapital untuk meraih sukses.

Kesimpulan : Keberhasilan dan kegagalan tergantung bagaimana kita menyikapinya dan selalu belajar dari kegagalan, dan yang penting lagi kita jangan terlalu hanyut dalam kegagalan, bangkit motivasi diri untuk bertindak dari sekarang, dengan izin Allah maka sesuatu akan menunjukkan kearah yang lebih baik, amin! selamat berjuang kawan…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s